22 November 2011

Budaya meneliti, budaya tulis

Admin

budaya-meneliti

Budaya meneliti dan budaya menulis telah menjadi etos civitas akademika Universitas Bhayangkara Surabaya. Hal ini dibuktikan dengan berbagai karya tulis ilmiah maupun populer dihasilkan oleh para dosen maupun mahasiswa. Karya tulis dapat berupa hasil riset maupun non riset, karya tulis riset telah dibukukan di Jurnal Dealektika Ubhara maupun di berbagai jurnal organisasi profesi maupun kampus nasional maupun internasional. Sedangkan karya ilmiah populer telah terpublikasi di berbagai media massa dalam bentuk artikel populer.

Untuk membudayakan kompetensi menulis maupun meneliti Ubhara Surabaya baru-baru ini menyelenggarakan ‘Lomba Karya Tulis Ilmiah Pelajar SMA, MA, SMK se jawa Bali. Diikuti oleh 20 Sekolah. Peserta terjauh dari SMA negeri 1 Tasikmalaya sedangkan peserta dari Jawa Timur diikuti SMA mulai dari Lumajang, Kediri hingga Sidoarjo maupun Surabaya.

Pengenalan dan Penanaman budaya meneliti maupun menulis sejak dini sudah dikenalkan kepada para siswa SMA sebagai calon mahasiswa baru. Dimaksudkan agar ketika masuk di dunia perguruan tinggi para mahasiswa telah terbiasa dengan dinamika dunia akademik.

Dalam lomba LKTI tersebut Panitia telah menseleksi berbagai macam karya tulis hasil riset maupun non riset dan akhirnya terdapat 5 nominasi karya tulis yang berhak mengikuti presentasi di kampus Ubhara Surabaya. Panitia menetapkan tema karya tulis tentang pemberantasan narkoba maupun Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi.

Para Juri terdiri dari Dr. Budi Rianto, M.Si warek I Ubhara, Dr. Joko Sumaryanto Dekan fakultas hukum Ubhara serta Kurniawan Muhammad dari Pimred Jawa Pos mewakili praktisi. Dari hasil presentasi maka ditetapkan sebagai juara pertama diraih oleh : Stefani Andriani dan Reva Nathalie dari SMAK Santa maria Surabaya. Juara ke dua diraih oleh Dina Arifiah dari SMAN 4 Surakarta, juara ke tiga diraih oleh Ganda Kharisma, Harish, Stefani dari SMAK Santa Maria Surabaya. Sedangkan juara harapan I SMAN 1 Ciasem Abdul Salam dan juara harapan ke 2 diraih oleh Lutfi Yusuf dari SMAN 2 Tasikmalaya

Pengumuman kejuaraan disampaikan pada saat penganugerahan beasiswa unggulan Kemendiknas oleh BPKLN. Penyampaian tropy, hadia uang tunai secara bergiliran diberikan oleh Dr. Abe Susanto, M.Sc dari BPKLN Kemendiknas, Drs. Sgiyono, MM selaku Ketua Pembina YBBDJ dan Rektor Ubhara Dr. Suharto, SH, M.Hum.

Share