25 Mei 2012
Lagi prestasi diraih para karateka mahasiswa Ubhara Surabaya di ajang Kejurnas Karate Solo Cup IV. Adalah Yudha Rachmad W mahasiswa Fakultas Hukum menggondol Juara II tropi tetap Danrem 074 Surakarta pada kelas pertandingan Komite Under + 78 Putra. Kejurnas Karate Solo Cup IV diselenggarakan pada tanggal 4 - 6 Mei 2012 bertempat di Sritex Arena Surakarta (Ex Gor Bhineka).
Eksistensi UKM karate Ubhara Surabaya selama ini telah membuahkan hasil, kerja keras melalui latihan rutin di kampus menghasilkan juara II Kejurnas Solo Cup IV. Berbagai kejuaraan diikuti untuk mengukur keberhasilan latihan rutin yang dilaksanakan. Kejuaraan-kejuaraan yang diikuti merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolok ukur perkembangan teknik-teknik karate di Indonesia. Menurut Yudha “Partisipasi pada kejurnas ini menjadi momentum memacu prestasi atlet-atlet karate di Ubhara agar lebih maju”. “Ini sesuai harapan kita agar berdampak pada proses peningkatan potensi dan kualitas diri para karateka Ubhara Surabaya”, tegas Nurul Iman, SE, M.Si pembina UKM Karate Ubhara Surabaya.(del).
Share24 Mei 2012
Keberadaan media massa sangat penting bagi insititusi apapun, sebab di era komunikasi seperti ini popularitas sangatlah penting untuk diraih. Demikian juga dunia kampus perlu menjalin hubungan baik saling menguntungkan misalnya yang sedang digalang Ubhara Surabaya. Rabu, 23 Mei 2012 kampus Ubhara menjadi tempat shooting JTV dalam acara The Comedian Club.
Bentuk sinergitas tersebut adalah kampus menyediakan sarana prasarana shooting dan keterlibatan civitas akademika dalam acara tersebut. Selain itu tentu Ubhara mendapatkan keuntungan publikasi karena nama dan tempat acara telah disebutkan di akhir acara.
Proses shooting The Comedian Club JTV tersebut berjalan dua episode dengan tema yang berbeda. Tema pertama tentang budaya bangsa, walaupun acara tersebut berkonsep komedi akan tetapi tidak lepas dari sentilan dan kritik tajam terhadap budaya lokal. Sorotan para mahasiswa tentang budaya lokal bagian dari keprihatinan anak bangsa terhadap kebudayaan Indonesia. Perlahan tapi pasti kebudayaan lokal tercabut dari akarnya. Seperti contoh pro kontra konser Lady Gaga’p menunjukkan betapa minimnya apresiasi bangsa ini terhadap kesenian lokal.
Surabaya sebagai gudangnya Ludruk seakan mati suri terbukti tontonan dan tayangan ludruk di media lokal semakin tergeser oleh acara lain. Kondisi seperti ini dikhawatirkan berpengaruh pada menipisnya karakter bangsa. Acara yang dipandu oleh bung tatok becak tersebut juga menghadirkan tokoh komedian Surabaya lain misal kak broden, silo dan lain sebagainya. Proses shooting dilaksanakan secara out door di halaman tengah kampus, kebetulan banyak pepohonan sehingga proses shooting tidak terganggu hingga jam 4 sore. (del/jo/pus)
Share24 Mei 2012
Untuk yang kedua kalinya ditahun ini Mahasiswa Pecinta Alam Ubhara Surabaya (MAPARA) menyabet gelar Juara II perlombaan Arung Jeram Regional Jawa Timur. Kalau bulan Januari 2012 lalu menggondol Juara dua Arung Jeram di Universitas Muhammadiyah Malang, kali ini juga menyabet Juara II lomba Arung Jeram yang diselenggarakan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Cabang Malang.
Kompetisi arung jeram yang dilaksanakan di DAM Rolak Malang tersebut berjalan selama dua hari tanggal 19 - 20 Mei 2012. Diikuti oleh tim-tim profesional seluruh Jawa Timur, dengan perjuangan yang berat akhirnya tim Bajak Laut Mapara meraih Juara II. Tim Bajak Laut Mapara yang dikomandani Pujianto mahasiswa Teknik Elektro semester 6 ini tanpa pantang menyerah meladeni tim-tim lain yang secara pengalaman lebih banyak berkiprah.
Tim bajak laut terdiri Pujianto, Agus Arsat dari Fakultas Teknik dan Yogo, Yanuar Eka dari Fakultas Hukum telah mempersiapkan diri sejak dua bulan lalu. Satu bulan melakukan persiapan fisik di kampus Ubhara dan satu bulan berikutnya melakukan TC di sungai Jagir Wonokromo. Perjuangan itu akhirnya berbuah juara meraih Juara II dan mendapatkan tropi tetap dan beasiswa. Selamat atas prestasinya. (del/jo/pus)
Share22 Mei 2012
Kesibukan Jawa Pos Campus Expo 2012 semakin terasa di hari ke tiga (sabtu, 19 mei 2012), jumlah pengunjung meningkat 50%, dari brosur dan cinderamata lainnya yang disediakan ludes oleh pengunjung. Jawa Pos Campus Expo diselenggarakan mulai hari kamis 17 Mei hingga minggu 20 Mei 2012 di Convention Hall Tujungan Plaza Lt. 6. Diikuti kampus-kampus terkemuka di Surabaya serta lembaga pendidikan lainnya. Sabtu, 19 mei 2012 Wakil Rektor II Ubhara Surabaya Ir. Kuspijani, M.MT menengok aktifitas stand Ubhara Surabaya, beliau sangat terkesan melihat antusiasme pengunjung.
Selama expo berjalan Stand Universitas Bhayangkara Surabaya telah menghabiskan 2000 lembar, flayer, cinderamata payung, jam dinding, masker dan lain sebagainya. Yang menarik lagi calon mahasiswa dapat mendaftar di stand dengan potongan 40% biaya pendaftaran.
Hingga hari terakhir tercatat 22 orang mendaftar sebagai mahasiswa baru di stand Ubhara Surabaya. “Hal ini perlu ditingkatkan sehingga mampu menjadi daya tarik calon mahasiswa baru”, tegas Warek II.
Ditengah kompetisi kampus-kampus untuk meraih pendaftar mahasiswa baru, event campus expo yang digelar Jawa Pos menjadi ajang cukup strategis dan bergengsi. Sehingga kampus-kampus besar di Surabaya berusaha semaksimal mungkin menggelar stand dan daya tarik lainnya. Event tahunan ini selalu diminati kampus-kampus di surabaya, karena mampu menyedot animo calon mahasiswa baru untuk mencari informasi perguruan tinggi. (del)
Share15 Mei 2012
Ada yang berbeda dengan perlombaan atau pertandingan Kontes Robot Indonesia yang diikuti oleh Teknik Elektro Ubhara Surabaya, karena pada Tahun ini Teknik Elektro Ubhara hanya diberi kesempatan oleh Penyelenggara mengikuti KRCI ( Kontes Robot Cerdas Indonesia ) Kategori Berkaki, karena Teknik Elektro mengirimkan 4 proposal kategori, yaitu KRSI, KRI, KRCI Berkaki dan KRCI Beroda.
Dari keempat kategori diatas Teknik Elektro Ubhara hanya TIM KRCI Beroda saja yang lolos seleksi Tahap II. Setelah berkutat dengan banyak kendala yang ada, pada akhirnya TIM KRCI Beroda Teknik Elektro Ubhara Surabaya bisa menjuarai KRCI Beroda dengan JUARA II pada tanggal 11-12 Mei 2012 Di Gedung Robotika ITS Surabaya dengan nama Ghen_For LabE yang dibimbing oleh Bapak Ir. Prihastono, MT dan 2 Orang Peserta Mahasiswa dari Bidang Studi Elektronika yaitu Ferry Wimbanu dan Septian Dwi Prasetya serta seorang Kru Mekanik yang bernama Eko Suharsono, Bapak Prihastono mengatakan bahwa “sebenarnya Robot Ubhara untuk kategori berkaki tidak kalah dengan robot-robot peserta dari PTS/PTN lainnya, akan tetapi kita tidak lolos di Seleksi Tahap II” semoga tahun depan bisa lebih baik lagi dan lolos sampai ke Regional dan Nasional.
SELAMAT BUAT TIM KRCI Beroda Ubhara Surabaya Ghen_For LabE sebagai Juara II KRI Regional IV. Kita lanjut di KRCI tingkat NASIONAL di Bandung pada 27-28 Juni 2012.
Semoga Ghen_ForLabE dapat mengharumkan nama Ubhara di Tingkat Nasional. (jo/pus/rich)
15 Mei 2012
Mahasiswa Universitas Bhayangkara Surabaya peserta rintisan program dual degree selalu memanfaatkan momen yang di gelar Kampus. “Pengalaman sekecil apapun selalu menjadi pelajaran berharga” ujar Hendra mahasiswa program studi manajemen Ubhara. Dalam kesempatan penggelaran Wisuda Sarjana di Rajamangala University of Technology Tanyaburi Thailand (RMUTT) berdialog dengan para petinggi kampus setempat, bahkan para tamu dari negera lain termasuk dari negara matahari terbit Prof. Hamada dan Dr. Okyoto Universitas Jepang (berdiri tengah).
Penggelaran wisuda dilaksanakan pada tanggal 23 sampai dengan 25 April 2012 yang lalu di kampus RMUTT. Para mahasiswa asing termasuk dari Ubhara Surabaya menjadi bagian dari undangan. Setelah lima bulan belajar di negeri Thailand mahasiswa Ubhara semakin menyatu dengan kehidupan kampus RMUTT termasuk budaya orang Thailand. Proses pembelajaran berjalan lancar bahkan para mahasiswa memperoleh pengetahuan dan pengalaman empirik yang tidak diperoleh di kampus Ubhara.
Keterlibatan mahasiswa Ubhara pada aktifitas akademik dan non akademik di kampus RMUTT cukup menonjol termasuk aktifitas pengenalan budaya Indonesia. Keberlanjutan kerjasama tersebut akan ditindaklanjuti, menurut rencana Mr. Somay salah satu petinggi RMUTT akan bertandang ke kampus Ubhara guna membicarakan keberlanjutan kerjasama antara kedua kampus. Sesuai penandatanganan MoU kerjasama tersebut akan memfokuskan pengiriman mahasiswa Thailan ke Ubhara, aktifitas riset, penerbitan jurnal, seminar dan lain-lain. (del)
Share10 Mei 2012
Tahun 2012 Universitas Bhayangkara Surabaya mendapatkan dana hibah Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Penelitian 3 proposal, Program Kreatifitas Mahasiswa Kewirausahaan 6 proposal, dengan total nilai dana hibah Rp. 47.990.000,-. Rabu, 9 Mei 2012 di ruang Rektorat dilakukan penyerahan dana Program dari Dirjen Dikti Kemendikbud secara simbolis oleh Rektor. Dilakukan juga pengarahan realisasi program oleh Rektor Dr. Suharto, Drs, SH, M,Hum agar benar-benar berjalan sesuai proposal, serta penjelasan secara teknis oleh Wakil Rektor I Dr. Budi Rianto, M.Si tentang peluang pengembangan program.
“Program PKM ini kini telah menjadi habit bahkan telah membudaya oleh mahasiswa di fakultas”, kata Syafi’i SE, M.Ak Kabag Kemahasiswaan. Kalau dulu proposal yang terkumpul jumlahnya puluhan tapi kini sudah meningkat tajam hingga ratusan proposal yang dikirim ke Dikti Jakarta, Syafi’i menambahkan.
Salah satu proposal PKMP yang unik adalah dengan judul “Pola komunikasi antar pesona suami istri dalam upaya mencegah perceraian” karya Enjel Nursanik mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi FISIP. Ditengah meningkatnya angka perceraian di kota-kota besar seperti Surabaya, hal ini menarik untuk di teliti bagaimana pola komunikasi antar pesonanya?, kata Enjel. Disinyalir penyebabnya adalah bersumber dari adanya pola komunikasi antar suami istri yang tidak jalan, disebabkan tuntutan faktor ekonomi, budaya, untuk itu menarik untuk diteliti, tegas Enjel.
Sedangkan proposal PKMK yang menarik adalah karya Retno Wulandari dengan judul “Mini Petulo Kuliner tradisi yang mulai terlupakan penghilang rasa bad mood”, kata mahasiswa prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi ini ia ingin mengangkat kazanah lokal dengan makanan tradisional. Di era makanan siap saji rupanya makanan tradisional mulai tereliminasi hal ini menarik Retno untuk dikembangkan lagi. (del/jo/pus)
Share04 Mei 2012
Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Bhayangkara Surabaya baru-baru ini menggelar Kuliah Tamu dengan tema “Become A Good Host” dengan pembicara Jean Van De Kok dari RNTC (Radio Netherland Training Centre). Kuliah tamu tersebut didukung oleh School For Broadcast Media, Lembaga Studi Sosial Komunikasi. Dalam kuliah tamu tersebut mahasiswa banyak pengetahuan bagaimana menjadi penyiar radio dan mengelola radio secara profesional.
Radio Kampus selama ini memang telah menjadi wadah aktualisasi mahasiswa selain merupakan laboratorium mata kuliah Jurnalisme radio. Untuk memberikan ruh eksistensi radio kampus berbagai upaya dilakukan prodi ilmu komunikasi termasuk mendatangkan nara sumber yang berkompeten.
Tidak kurang 100 mahasiswa memadati auditorium Fisip Ubhara Surabaya, berbagai pertanyaan dilontarkan oleh mahasiswa termasuk tips-tips menjadi penyiar radio profesional. Menurut Jean Van De Kok mahasiswa harus memanfaatkan secara maksimal keberadaan laboratorium Radio, karena tidak cukup hanya teori dikelas justru dengan praktik langsung mahasiswa dapat pengetahuan dan pengalaman yang berguna kelak di dunia profesional, tegasnya. (del)
03 Mei 2012
Sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi yang kelahirannya dibidani oleh para Perwira Komdak (dulu) kini Polda Jatim, Universitas Bhayangkara Surabaya selalu bersinergi dengan kegiatan Polda Jatim. Sesuai misinya menjadikan perguruan tinggi yang unggul dan kompetitif serta beretika berguna bagi masyarakat dan Polri, Ubhara Surabaya walaupun secara struktural terpisah dengan Polda Jatim akan tetapi secara kultural masih menjadi bagian dari kehidupan Polri di Jatim. Dukungan Polda Jatim terhadap Ubhara sampai hari ini terbukti masih berjalan. Hal ini diperkuat penandatangan MoU antara Kapolda Jatim waktu itu Irjen. Untung S Rajab berkaitan dengan peningkatan SDM penyidik Polri.
Aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi selalu berkaitan dengan tugas pokok Polri, misalnya terdapatnya mata kuliah hukum Kepolisian disetiap fakultas, riset-riset berkaitan peningkatan kinerja Polri serta bentuk pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan implementasi Perpolisian Masyarakat. Hal itulah menjadikan Kampus Ubhara Surabaya lebih berkarakter.
Untuk memberikan motivasi para wisudawan, disetiap penggelaran wisuda pejabat Polda Jatim selalu diundang dan Kapolda atau yang mewakili selalu memberikan wejangan. Sinergitas Ubhara dan Polda Jatim kedepan menjadi prioritas Ubhara sesuai misinya termasuk bagaimana membantu mewujudkan tugas-tugas Polri serta media pencitraan bagi eksistensi Polri. Para mahasiswa semakin dekat dengan Polri terutama secara fungsional para mahasiswa berkontribusi membantu tugas-tugas Polri, hal ini untuk mewujudkan Polri sahabat mahasiswa. (del)
Share02 Mei 2012
Setelah hampir tiga bulan rencana kedatangan Dr. H. M. Busyro Muqoddas, SH, M.Hum, di kampus Universitas Bhayangkara Surabaya sebagai nara sumber seminar, Sabtu 28 April 2012 benar-benar terwujud telah hadir sebagai nara sumber seminar dengan tema “Menggugat Fakultas Hukum Dalam Pusaran Korupsi Politik”. Hadir sebagai nara sumber lain Prof. Dr. H. Prasetijo Rijadi, SH., M.Hum Direktur Pasca Sarjana Ubhara. Menurut tokoh Nasional Pemberantasan Korupsi, Dosen FH UII Jogjakarta serta anggota KPK tersebut tingkat korupsi di Republik ini sudah pada tahap akut dan mengerikan dilakukan secara terdesentralisasi serta berjamaah yang sering disebut geng koruptor. Sedangkan keberadaan Fakultas Hukum belum memberikan nilai-nilai postif terhadap filosofi dan praktis pemberantasan korupsi. Sedangkan menurut Prof. Prasetijo perlu adanya perubahan paradigma hukum di Indonesia dari pragmatisme ke substantif, sebab pendekatan pragmatisme cenderung berpihak pada penguasa baik penguasa negara maupun penguasa modal.
Seminar dibuka oleh Rektor Ubhara Dr. H. Suharto, Drs, SH, M.Hum dilanjutkan dengen penyerahan Buku “Busyro Muqoddas Penyuara Nurani Keadilan”. Dalam sambutannya Rektor Ubhara menyampaikan bahwa pada tahap pertama akan membeli Buku tersebut sebanyak 100 buah buku yang akan menjadi tambahan koleksi buku di perpustakaan. Acara yang dipandu oleh moderator M. Fadeli, S.Sos., M.Si dosen Ilmu Komunikasi Fisip Ubhara tersebut berjalan selama dua jam lebih karena juga dilakukan sesi tanya jawab. Dihadiri peserta dari mahasiswa dan dosen Ubhara juga dari kampus lain serta instansi yang mendapat undangan. Setelah seminar selesai ditutup dengan pembagian door prize berupa berbagai macam judul buku, payung, jam dinding. Dalam seminar ini peserta selain mendapat Buku juga snack dan sertifikat.
Seminar terselenggara berkat kerjasama antara Universitas Bhayangkara Surabaya dan Penerbit Erlangga. Kerjasama tersebut dibidangi oleh Biro Humas dan Kerjasama untuk mewujudkan kualitas kerjasama dan memperluas dukungan dari institusi lain. (del)
Share

















