29 November 2011

Sosialisasi Kampus ke SMA, MA, SMK

sosialisasi-kampus-di-sma1

Siswa Kelas XII SMA, SMK dan MA adalah sumber utama penerimaan mahasiswa baru Ubhara Surabaya. Penggalangan kerjasama dengan SMA/SMK dan MA memiliki nilai yang signifikan. Dalam bentuk pengenalan dan penjelasan tentang kampus kepada siswa Kelas XII di SMA/SMK dan MA. Aktifitas pengenalan, penjelasan dikemas dalam bentuk ekspo SMA. Asumsi utamanya adalah semakin besar pengetahuan siswa tentang kampus Ubhara diharapkan besar pula keputusan mendaftar sebagai mahasiswa baru.

Sosialaisasi kepada calon mahasiswa baru sejak awal perlu dilakukan. Jauh hari sebelum pelaksanaan Ujian Nasional bulan April 2012 segera akan dilaksanakan. Karena banyak sekolah tidak akan menerima presentasi SMA pada bulan januari 2012. Sehingga pelaksanaan sosialisasi, presentasi ke SMA, MA, SMK akan dilaksanakan Bulan Nopember dan Desember 2011.

sosialisasi-kampus-di-sma

“Roadshow sosialisasi, presentasi dilaksanakan sekala prioritas pada sekolah-sekolah yang siswanya banyak mendaftar di Ubhara. Disamping itu juga melakukan ekspansi ke segmen lain baik dalam maupun luar kota. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya jemput bola penerimaan mahasiswa baru”, ujar Puguh Wawan Kabag Humas Biro Humas dan kerjasama Ubhara Surabaya disela ekspo kampus di Mojokerto. Sosialisasi ke berbagai sekolah dimulai dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Gresik, madura serta kota-kota lain di Jawa Timur (del)

Share

28 November 2011

KKN telah tiba

kkn-2012-pacet

Kuliah Kerja Nyata (KKN) segera dilaksanakan, agenda tahunan itu menurut kalender akademik tahun 2011/2012 akan dilaksanakan pada bulan Januari 2012. Untuk menyongsong kegiatan pengabdian masyarakat tersebut Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Ubhara Surabaya teleh menerjunkan tim survei pendahuluan ke lokasi KKN. Tim survei yang dikomandani Agus Mahmudi, ST, MT sekretaris Panitia KKN beranggotakan RM.Bramastyo, SE, MM, SH, MKn koordinator DPL dan M.Fadeli, M.Si anggota DPL menelusuri lereng gunung welirang (rabu/2/11).

Ditengah hujan rintik-rintik tim survei sampai pada lokasi KKN yang ditetapkan, yaitu Desa Nogosari, Desa Kembang belor dan desa Mojokembang. “Dua tahun yang lalu desa Nogosari dan Kembang belor pernah dijadikan lokasi KKN sedangkan lokasi baru adalah Desa Mojo kembang”, ujar Agus mahmudi. Tim survei agak menemui kesulitan ketika sampai pada desa Mojokembang. Sebuah desa yang agak terisolir karena akses jalan yang terjal dikelilingi hutan produksi milik Perhutani.

kkn-2012-pacet2

Secara umum masyarakatnya masih homogen dengan mata pencaharian mayoritas bertani, berladang. Dengan potensi unggulan hasil pertanian berupa Ketala rambat, jagung, padi dan umbi-umbian yang lain. Dengan minimnya pendidikan tantangan KKN adalah bagaimana memberdayakan masyarakat sehingga lebih arif dalam memanfaatkan potensi alam.

Pemetaan awal lokasi KKN 2012 Ubhara surabaya ini masih bersifat prakondisi sehingga dibutuhkan survei lanjutan. Dari hasil survei tersebut diharapkan implementasinya terjadi sinergi antara kompetensi mahasiswa dan kebutuhan masyarakat. “Secara dini agar mahasiswa calon peserta KKN mempersiapkan diri agar benar-benar mau dan mampu mengabdikan keilmuannya bagi masyarakat” kata Bramastyo.

Pengumuman dan informasi lebih lanjut akan disampaikan secara resmi oleh LPPM Ubhara Surabaya baik melalui Web Ubhara maupun papan pengumuman. (del)

Share

22 November 2011

Roadshow monitoring program Co-op

monitoring-program-co-op

Dari kanan Dr. Budi Rianto Warek I, M. Fadeli, M.Si mentor co-op, Sulaihan pemilik UKM UD. Hikmah Maharani, Bapak Gendut Suprayitno dan Ibu Maisina tim Monev dari Dirjen Belmawa Dikti Kemendiknas, Ibu Sulaihan dan Setyawati mahasiswa magang co-op, foto bersama setelah monitoring berlangsung.

“Inilah pentingnya aktivitas yang membekali soft skill bagi mahasiswa” kata pak Gendut di sela-sela monev. Melalui magang Co-op Dikti Kemendiknas mahasiswa dilatih jiwa kewirausahaan. Disamping belajar ketrampilan para mahasiswa peserta magang, juga secara mental teruji. “Selama 4 bulan kami melaksanakan magang Co-op banyak pengetahuan dan pengalaman didapat” ujar Setyawati. Out-put pemagangan tersebut mahasiswa dapat mengembangkan kewirausahaan sesuai bidang masing-masing karena selama magang mahasiswa diwajibkan membuat laporan hasil dan rencana bisnis, tandas Drs. Heru Irianto.M.Si ketua pelaksana Co-op.

Selama dua hari tim monitoring dari Direktur Belmawa Ditjen Dikti melakukan Roadshow di tiga PTS yang mendapat program Co-op yaitu Universitas Hang Tuah, STIKOM Surabaya dan Ubhara Surabaya. Dua UKM tempat magang mahasiswa Ubhara di kunjungi tim monev. Tim monev yang diketuai oleh Bapak Gendut Suprayitno dan Ibu Maisina dari Dikti melihat langsung UKM UD. Maharani Makmur sebuah UKM yang bergerak pengolahan ikan bandeng di Desa kalanganyar Kecamatan Sedati Sidoarjo.

Setyawati mahasiswa fakultas hukum semester tujuh ini dengan cermat melakukan proses produksi bandeng krispi, dengan didampingi mentor Bapak. M.Fadeli sehari-hari sebagai dosen ilmu komunikasi Fisip Ubhara. Para tim monitoring makan siang dengan menu bandeng berbagai olahan di rumah sekaligus tempat produksi Bandeng milik bapak Sulaihan. Hari kedua monitoring tim monev berkunjung di PT. Ajibarata Waru sebuah UKM yang memproduksi perlengakapan otomotif (del).

Share

22 November 2011

Budaya meneliti, budaya tulis

Admin

budaya-meneliti

Budaya meneliti dan budaya menulis telah menjadi etos civitas akademika Universitas Bhayangkara Surabaya. Hal ini dibuktikan dengan berbagai karya tulis ilmiah maupun populer dihasilkan oleh para dosen maupun mahasiswa. Karya tulis dapat berupa hasil riset maupun non riset, karya tulis riset telah dibukukan di Jurnal Dealektika Ubhara maupun di berbagai jurnal organisasi profesi maupun kampus nasional maupun internasional. Sedangkan karya ilmiah populer telah terpublikasi di berbagai media massa dalam bentuk artikel populer.

Untuk membudayakan kompetensi menulis maupun meneliti Ubhara Surabaya baru-baru ini menyelenggarakan ‘Lomba Karya Tulis Ilmiah Pelajar SMA, MA, SMK se jawa Bali. Diikuti oleh 20 Sekolah. Peserta terjauh dari SMA negeri 1 Tasikmalaya sedangkan peserta dari Jawa Timur diikuti SMA mulai dari Lumajang, Kediri hingga Sidoarjo maupun Surabaya.

Pengenalan dan Penanaman budaya meneliti maupun menulis sejak dini sudah dikenalkan kepada para siswa SMA sebagai calon mahasiswa baru. Dimaksudkan agar ketika masuk di dunia perguruan tinggi para mahasiswa telah terbiasa dengan dinamika dunia akademik.

Dalam lomba LKTI tersebut Panitia telah menseleksi berbagai macam karya tulis hasil riset maupun non riset dan akhirnya terdapat 5 nominasi karya tulis yang berhak mengikuti presentasi di kampus Ubhara Surabaya. Panitia menetapkan tema karya tulis tentang pemberantasan narkoba maupun Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi.

Para Juri terdiri dari Dr. Budi Rianto, M.Si warek I Ubhara, Dr. Joko Sumaryanto Dekan fakultas hukum Ubhara serta Kurniawan Muhammad dari Pimred Jawa Pos mewakili praktisi. Dari hasil presentasi maka ditetapkan sebagai juara pertama diraih oleh : Stefani Andriani dan Reva Nathalie dari SMAK Santa maria Surabaya. Juara ke dua diraih oleh Dina Arifiah dari SMAN 4 Surakarta, juara ke tiga diraih oleh Ganda Kharisma, Harish, Stefani dari SMAK Santa Maria Surabaya. Sedangkan juara harapan I SMAN 1 Ciasem Abdul Salam dan juara harapan ke 2 diraih oleh Lutfi Yusuf dari SMAN 2 Tasikmalaya

Pengumuman kejuaraan disampaikan pada saat penganugerahan beasiswa unggulan Kemendiknas oleh BPKLN. Penyampaian tropy, hadia uang tunai secara bergiliran diberikan oleh Dr. Abe Susanto, M.Sc dari BPKLN Kemendiknas, Drs. Sgiyono, MM selaku Ketua Pembina YBBDJ dan Rektor Ubhara Dr. Suharto, SH, M.Hum.

Share

15 November 2011

Pengumuman Persyaratan Beasiswa PPA dan BBM 2011

Syarat-syarat permohonan beasiswa sebagai berikut:

Persyaratan beasiswa PPA :

  • Melampirkan foto copy KTM dan KHS masing-masing 2 (dua) lembar dilegalisir Fakultas.
  • Rekomendasi dari pimpinan Fakultas
  • Surat pernyataan tidak sedang mendapatkan beasiswa dari tempat lain bermeterai Rp. 6.000,-
  • IPK terakhir minimal 3,2 Non-Teknik, Fakultas Teknik 3,0, yang dibuktikan dengan Transkrip Akademik yang telah disahkan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi.
  • Mengisi formulir yang disediakan di Bagian Kemahasiswaan Ubhara Surabaya.

Persyaratan beasiswa BBM :

  • Melampirkan foto copy KTM dan KHS masing-masing 2 (dua) lembar dilegalisir Fakultas.
  • Rekomendasi dari pimpinan Fakultas
  • Surat pernyataan tidak sedang mendapatkan beasiswa dari tempat lain bermeterai Rp. 6.000,-
  • IPK terakhir minimal 3,2 Non-Teknik, Fakultas Teknik 3,0, yang dibuktikan dengan Transkrip Akademik yang telah disahkan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi.
  • Mengisi formulir yang disediakan di Bagian Kemahasiswaan Ubhara Surabaya.

Berkas beasiswa diserahkan ke Fakultas paling lambat tanggal 18 Nopember 2011.

Demikian harap diperhatikan.

Surabaya, 15 Nopember 2011

A.n. Kepala Biro Adm.  Akademik

Kepala Bagian Kemahasiswaan

ttd

Syafi’i, SE, M.Ak.

Share

05 November 2011

Penganugerahan Beasiswa Unggulan oleh BPKLN Kemdiknas di Ubhara

Admin

6 (enam) mahasiswa mendapat penganugerahan mahasiswa unggulan oleh Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kemdikbud. Berkat prestasinya selama melaksanakan studi di Thailand atas dukungan program beasiswa unggulan. Disamping itu sebanyak 56 Mahasiswa Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya tahun ini juga menerima beasiswa sebesar 7 Juta Rupiah per semester. Beasiswa itu digelontorkan dari Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI.

Dari jumlah itu, sebanyak 19 mahasiwa yang mendapatkan beasiswa dari semester tiga hingga delapan. Sementara mahasiswa yang mendapat beasiswa dari semester satu hingga delapan sebanyak 37. “Mereka adalah mahasiswa kelas International yang selanjutnya akan melanjutkan pendidikan semester akhir di Univesitas Rajamangala Tanyaburi Thailand,” Rektor Ubhara, Suharto di Kampus Ubhara, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (4/11/2011).

Selain itu, tahun ini terdapat 11 mahasiswa Ubhara yang akan melanjutkan pendidikan di Universitas Rajamangala, Thailand. Para mahasiswa semester tujuh tersebut akan menempuh pendidikan selama satu tahun di Negeri Gajah Putih itu. “Di Thailand mereka akan mendapatkan beasiswa sebasar 15 ribu Baht atau senilai Rp4,3 juta per bulan,” cetusnya.

Suharto menambahkan, kreteria penerima beasiswa adalah mahasiswa yang memiliki pretasi akademik. Untuk mahasiswa semester awal, diukur dari nilai Ujian Nasional (UN) yang bernilai rata-rata delapan serta menyatakan kesanggupan untuk kuliah di luar negeri. Sedangkan untuk semester dua ke atas diukur lewat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). “IPK-nya harus tertinggi di antara mahasiswa satu angkatan pada program studi tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kordinator BPKLN Kemendikbud, AB Susanto mengatakan, pemberian beasiswa ini diperuntukan bagu mereka yang berprestasi. Tidak hanya mahasiswa, peneliti, dan seniman juga bisa mendapatkan beasiswa tersebut. “Bahkan wartawan juga bisa mendapatkan beasiswa ini asalkan berprestasi dengan TOEFL mininal 500,” terangnya.

Susanto mengungkapkan, beasiswa dari BPKLN ini sudah digulirkan sejak enam tahun lalu. Pada 2006, dana beasiswa yang disediakan mencapai Rp30 milliar. Selanjutnya pada 2009 ada peningkatan menjadi Rp60 milliar. “Pada 2011, dana beasiswa lebih dari Rp115 milliar. Diharapkan, pada 2012 ada kenaikan 10 persen,” katanya (del)

Share

01 November 2011

Berburu Beasiswa

berburu-beasiswa

Tidak ada alasan putus kuliah karena tidak ada biaya, sebab pemerintah banyak menggelontorkan beasiswa di berbagai instansi. Beasiswa unggulan di BPKLN Kemendikbud cukup banyak tersedia mulai dari mahasiswa berprestasi, penulis karya ilmiah hingga biaya perjalanan ke luar negeri, kata Bu Elisabet dari BPKLN Kemendikbud saat memberikan sosialisasi Beasiswa Unggulan pada mahasiswa Ubhara yang akan berangkat ke Thailand maupun mahasiswa peraih beasiswa unggulan semester 1 (satu), Senin (31/10) di Kampus Ubhara Surabaya.


Antusiasme para mahasiswa untuk memperoleh beasiswa baik dalam maupun luar negeri cukup tinggi. Begitupun juga para dosen yang akan melanjutkan kuliah S3 di dalam maupun luar negeri. Terlihat dari berbagai pertanyaan dari mahasiswa maupun para dosen tentang bagaimana cara meraih beasiswa, apa saja syaratnya dan bagaimana strategi jitu agar dapat berkompetisi meraih beasiswa unggulan BPKLN Kemendikbud.(del)


Share