27 Oktober 2011
Jika tiga, lima tahun yang lalu kelas internasional masih menjadi impian di Ubhara kini menjadi kenyataan. Alhasil setelah dirintis sejak dua tahun yang lalu Rabu (27/10) diresmikan oleh Rektor Universitas Bhayangkara Surabaya Dr. Suharto, SH., M.Hum. Acara peresmian dimulainya kelas internasional dilaksanakan di Gedung Fakultas Ekonomi 1 Lantai 2 dihadiri oleh para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Program Studi serta para mahasiswa kelas internasional beserta orang tua. Sebanyak 56 mahasiswa kelas internasional dari program studi Manajemen, Teknik Sipil, Teknik Elektro dan Teknik Informatika mendapat dukungan beasiswa unggulan dari BPKLN Kemendiknas.
19 mahasiswa mendapat beasiswa unggulan dari semester tiga hingga lulus, pada semester tujuh berkewajiban melanjutkan kuliah di Rajamangala University of Technology Tanyaburi Thailand. Sedangkan sebanyak 37 mahasiswa semester satu mendapat beasiswa sejak semester satu hingga lulus, pada tahun ke tiga berangkat kuliah di Thailand. Total Rp. 600 juta rupiah dana BPKLN kemendiknas akan dikucurkan guna membiayai kelas internasional di kampus Ubhara Surabaya.
Dalam kesempatan itu Rektor Ubhara menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi dan kepercayaan Pemerintah dengan dukungan peningkatan kualitas SDM di Ubhara melalui pembentukan kelas internasional. Para Orang tua dengan hikmat mendengar penjelasan dari Rektor, Wakil Rektor 1 Dr. Budi Rianto dan koordinator kelas internasional Drs. Heru Irianto, M.Si.
Pembentukan Kelas Internasional di Ubhara adalah melalui proses seleksi akademik maupun non akademik misalnya prestasi dibidang lain. Kompetensi utama kelas internasional ini pembentukan SDM berkualitas secara akademik maupun pembentukan karakter.
Menurut Dr. Budi Rianto Warek I sejak setahun yang lalu telah dipersiapkan sarana dan prasarana pendukung kelas internasional. Diawali dengan penggalangan kerjasama internasional dan dukungan pemerintah untuk mendapat leagalitas atau pengakuan secara internasional maupun dari pemerintah. Tidak lupa juga penyiapan fasilitas maupun tenaga dosennya, karena para dosen harus mau dan mampu mengikuti standar internasional termasuk menggunakan bahasa pengantar bahasa inggris, tegasnya. Pada kesempatan itu juga Drs. Heru Irianto, M.Si selaku koordinator kelas internasional mengungkapkan perlunya komitmen bersama antara mahasiswa dan orang tua untuk memanfaatkan kelas internasional, hal ini karena seratus persen dibiayai negara, sehingga harus amanah pak Heru menambahkan (del)
Share24 Oktober 2011
Tepat pukul 06.15 Wib 23 mahasiswa dan 1 orang dosen Rajamangala University of Technology Tanyaburi Thailand (RMUTT) bertolak dari Bandara Internasional Juanda menuju Bangkok Thailand. Setelah satu pekan menjadi tamu Universitas Bhayangkara Surabaya. Hujan air mata mewarnai pelepasan ke 24 Orang rombongan RMUTT, hal ini menunjukkan betapa dekatnya hubungan persaudaraan antara Ubhara Surabaya dan RMUTT. Banyak kesan mendalam diungkapkan para mahasiswa RMUTT terutama perhatian dan dukungan dari Ubhara selama di Indonesia.
Berbagai macam budaya, keramah tamahan Indonesia menjadi pengalaman empirik yang tidak mudah dilupakan. Pancaran kekaguman pada kesenian asli Jawa Timur, Tari Remo, Bantengan, keindahan alam Bromo dengan suku tenggernya, belajar gamelan, membatik serta wayang suket adalah oleh-oleh berharga yang tidak akan ditemukan di Thailand.
Indonesia memiliki banyak suku bangsa dengan perbedaan kebudayaan, yang tercermin pada pola dan gaya hidup masing-masing. Menurut Clifford Geertz, di Indonesia terdapat 300 suku bangsa dan menggunakan kurang lebih 250 bahasa daerah. Akan tetapi apabila ditelusuri, maka sesungguhnya berasal dari rumpun bahasa Melayu Austronesia.
Perbedaan-perbedaan wilayah geografis, kesatuan ekologis, sistem sosial dan lain-lain menimbulkan berbagai kebudayaan daerah yang berlainan, terutama yang berkaitan dengan pola kegiatan ekonomi mereka dan perwujudan kebudayaan yang dihasilkan untuk mendukung kegiatan ekonomi tersebut (cultural activities), misalnya nelayan, pertanian, perdagangan, dan lain-lain. Pulau yang terdiri dari daerah pegunungan dan daerah dataran rendah yang dipisahkan oleh laut dan selat, akan menyebabkan terisolasinya masyarakat yang ada pada wilayah tersebut. Akhirnya mereka akan mengembangkan corak kebudayaan yang khas dan cocok dengan lingkungan geografis setempat.
Keanekaragam budaya tersebut dijelaskan secara ditail oleh para pemandu dilapangan saat mahasiswa RMUTT melihat dan mempraktikkan langsung karya seni budaya. “Setiap bangsa pasti memiliki karakreristik budaya yang berbeda, perbedaan itu membuat hidup semakin indah” kata Ibu Dewi Amartani saat mendampingi mahasiswa RMUTT di Gunung Bromo.
Puisiku untukmu
Seuntai kata melengking kian bermakna
Satu pekan melebur adonan
Batas budaya tak meluruhkan senyum persahabatan
Dua asa merangkai bunga diatas altar
Ujung hari makin anarkhi
Salam hangat menyesakkan dada
Tangan melambai air mata menetes
Selamat tinggal kawan
Yakinlah esok masih ada ……
==del==
Share19 Oktober 2011
LPPM UBHARA SURABAYA
PANITIA
LOMBA KARYA TULIS ILMIAH DAN LOKAKARYA
SE-JAWA – BALI
Kerja Sama BPKLN Kemendiknas – UBHARA SURABAYA
Tlp. 08123385273 Email: ubharalkt2011@yahoo.com
Surabaya, 19 Oktober 2011
Nomor : 12 /LPPM/LKTI/X/2011
Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Pengumuman 10 besar LKTI
Kepada Yth.
Bapak/Ibu Kepala SMA/SMK/MK
Peserta Lomba LKTI Se Jawa-Bali
- Dasar Surat nomor : 03/LPPM/LKTI/VII/2011 Tanggal 13 Juli 2011 tentang lomba Karya Tulis Ilmiah.
- Menunjuk point 1 diatas, dengan ini kami umumkan hasil selekso peserta lomba yang masuk babak FINAL. (daftar terlampir)
Share
19 Oktober 2011
Budaya Jawa Timuran cukup menarik mahasiswa Thailand saat bertemu dengan mahasiswa Ubhara dan para dosen di Kampus Ubhara (18/10) mereka disuguhi TARI REMO. Para Mahasiswa Thailand banyak menanyakan apa itu blangkon, fungsi keris dan lain sebagainya. Kedatangan mahasiswa dari Rajamangala University of Technology Tanyaburi (RMUTT) Thailand tersebut dalam rangka belajar budaya dan perekonomian di Indonesia khusunya Jawa Timur. Ke dua puluh tiga mahasiswa didampingi satu orang dosen tersebut menurut rencana berada di surabaya dari tanggal 18 hingga 23 Oktober 2011.
Universitas Bhayangkara Surabaya selaku tuan rumah telah mengagendakan berbagai macam program diantara forum sharing aktifitas mahasiswa, kujungan ke gedung bersejarah di Surabaya serta Suramadu. Tidak kalah pentingnya mereka akan diajak kunjungan ke desa binaan Ubhara di daerah Pacet Mojokerto. Di desa binaan para mahasiswa dari jurusan bisnis internasional tersbut akan dikenalkan tanaman semi organik serta seni bantengan yang unik. Selanjutnya juga akan dikenalkan suku tengger di kawasan bromo dan belajar membatik, wayang kulit, gamelan di wisata kaliandra pasuruan.
Tidak kalah hebatnya mahasiswa Thailand tersebut juga menampilkan keterampilannya di halaman tengah kampus Ubhara Surabaya. Tari religion thai performance sempat ditampilkan disela acara sharing forum. Pengenalan kedua budaya tersebut diharapkan meningkatkan hubungan kedua negara dan kedua universitas sehingga kerjasama antar perguruan tinggi ini dapat berlangsung. Menurut rencana tanggal 24 Oktober 2011 sebanyak 12 mahasiswa Ubhara akan bertolak ke Thailand untuk melanjutkan studi di Rajamangala University of Technology Tanyaburi Thailand. Ke 12 mahasiswa tersebut akan mengikuti program dual degree gelombang dua dengan dukungan beasiswa unggulan kemendiknas dan yayasan Brata Bhkati daerah jatim.
Share18 Oktober 2011
Misi utama penyelenggaraan Job fair adalah meningkatkan daya serap lulusan Ubhara” , ujar H. Jauhari Hamid, SH, M.Hum Warek III bidang Humas dan Kerjasama, sebab kita tidak hanya memproduksi sarjana akan tetapi mempunyai tanggungjawab moral dengan masa depan lulusan”, tegasnya. Keprihatinan pengangguran intelektual mendorong pihak kampus sedapat mungkin meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan sehingga adaptif terhadap perkembangan dunia kerja.
Perusahaan-perusahaan besar turut berpartisipasi di Job fair/bursa kerja Ubhara Surabaya, ada BCA, Bank Danamon, Bank BTPN, Honda Surabaya center, PT. Prima fajar dan masih banyak yang lain. Job fair yang diselenggarakan sehari tersebut (18/10) adalah bagian dari program Biro Humas dan Kerjasama Ubhara Surabaya, diselenggarakan setahun dua kali tepatnya setelah penggelaran wisuda sarjana maupun magister. Penyelenggaraan ini ketiga kalinya, menurut M.Fadeli Kepala Biro Humas dan Kerjasama Ubhara partisipasi perusahaan dan pelamar kerja menunjukkan respon positif. Sehingga kualitas penyelenggaraan semakin ditingkatkan. Misalnya tahun ini menggandeng Lensa Indonesia.Com sebagai patner kerja. Walaupun penyelenggaraan Job faor kali ini berbarengan dengan Job fair di jatim Expo tidak menyurutkan animo peserta. Dari data pengunjung banyak juga dari PTN/PTS di Surabaya, Sidoarjo bahkan dari kota malang datang ke stand Job Fair Ubhara, fadeli menambahkan.
Kedepan menurut fadeli berharap besar bahwa Job fair ini dapat dikelola secara profesional oleh unit kusus, mimpinya adalah semacam Ubhara Career Center (UCC). Unit kusus tersebut tidak hanya memberi wadah info kerja akan tetapi dapat memberikan ruang dialogis bagi perusahaan dan lulusan, misalnya dalam bentuk pelatihan, workshop, konsultasi dll, sehingga calon wisudawan mendapatkan bekal setelah wisuda.(del)
17 Oktober 2011
Sebuah momentum yang bernilai historis bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas belajar. Selama empat tahun menempuh pendidikan di Universitas Bhayangkara Surabaya akhirnya tibalah saat yang membahagiakan bagi wisudawan maupun anggota keluarga. Sebanyak 445 Wisudawan Sarjana Angkatan XLI dan Magister Angkatan XVII mengikuti penggelaran wisuda di ruang Al Marwah Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (15/10). Prosesi wisuda kali ini cukup istimewa karena sekaligus mewisuda Sarjana Program Dual Degree, 6 (enam) mahasiswa program dual degree yang telah menuntaskan kuliah selama dua semester di Rajamangala University of Technology Tanyaburi Thailand. Mereka turut berbaur diantara wisudawan lain 2 (dua) wisudawan berasal dari program studi Manajemen, 2 (dua) Prodi Teknik Sipil dan 2 (dua) dari Teknik Elektro.
Prosesi wisuda dimulai pukul 08.00 WIB tepat dengan diawali prosesi memasuki tempat. Dalam acara tersebut hadir petinggi Polda Jatim, pengurus Yayasan Brata Bhakti Daerah Jatim, pimpinan Kopertis Wilayah VII serta undangan lainnya. Rektor Ubhara Dr. Suharto, SH., M.Hum dalam kesempatan itu memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dari Magister Ilmu Hukum Wredha Danang IPK 3,75, Magister Manajemen Fajrul Hakam Chozin IPK 3,75 sedangkan Sarjana terbaik Prodi Ilmu Hukum Rosita Usman IPK 3,69, Prodi Manajemen Eka Fibri Ariani IPK 3,79, Prodi Akuntansi Nur Chomariyah IPK 3,69, prodi Ekonomi pembangunan Ony Krista Permana IPK 3,00. Wisudawan terbaik dari FISIP prodi Administrasi Publik Rizky Pradana P IPK 3,15, prodi Ilmu Komunikasi Dita Dewi Mithasari IPK 3,40 sedangkan wisudawan terbaik prodi teknik elektro Muhammad Cholili IPK 3,13, prodi teknik sipil Dwi Yanuar Satria IPK 3,18.
Momen penting wisuda kali ini banyak diungkapkan Rektor Ubhara Dr. Suharto karena ditandainya wisuda bagi peserta program dual degree gelombang pertama. Sejak setahun yang lalu Ubhara telah menetapkan visi kampus unggul kompetitif serta beretika menuju world class university. Bukti pengakuan internasional, international recoqnize dengan penandatangan MoU dengan Rajamangala University of Technology Tanyaburi Thailand (RMUTT). Pada tanggal 17 Oktober 2011 Ubhara kedatangan 23 mahasiswa dan 1 orang dosen dari RMUTT untuk belajar budaya di jawa Timur serta di akhir bulan ini Oktober 2011 Ubhara akan memberangkatkan 12 mahasiswa ke Thailand.
Menurut Eka Fibri salah satu wisudawan terbaik dari prodi manajemen, pengalamannya menjadi mahasiswa program dual degree sangat berpengaruh terhadap cara berfikir profesional. Karena selama setahun di Thailand banyak pengatahuan yang tidak dapat diperoleh di Indonesia. Program dual degree Ubhara sangat menentukan peningkatan kualitas mahasiswa, dengan harapan dapat diimplementasikan di tengah masyarakat. (del/red)
14 Oktober 2011
10 Oktober 2011
Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat menjadi kewajiban bagi para Dosen Universitas Bhayangkara Surabaya. Salah satu wujud karya dosen adalah hasil penelitian yang terpublikasikan, baik di jurnal lokal maupun internasional. Lima karya ilmiah telah terpublikasikan di Jurnal Internasional yang ditulis oleh M. Ghozi dosen Prodi Teknik Sipil, Prihastono dan Bambang Purwahyudi Dosen Prodi Teknik Elektronika. Berikut judul-judul karya tulis sbb:
- Evaluationary pararel SAP 2000 for truss structure optimization international journal of academic (IJAR), Azerbaijan, vol 3, no.2 March, 2011 IV part (M.Ghozi, et.all)
- Reinforcement Learning Based Five Legs Robot for Rescue Operations, Academic Research International, Pakistan vo. 1, no 2 september 2011 (Prihastono, et, all)
- Effec of Strong Column Weak Beam Ratio as Contraint for Steel Frame Optimization, Academic Research International, Pakistan vol.1, no.2, September 2011 (M.Ghozi, et.all)
- Neural Network Technique for Direct Tarque Control of Induction Motor Used in Electrically Driven Marine Propeller International Journal of Academic Research (IJAR), Azerbaijan, vol.3, no.5, September 2011, II part, pp.359-365 (Bambang Purwahyudi, et.all)
- Fedd- Forward Neural Network for Direct Torque Control of Induction Motor, International Journal of Innovative Computing, Information and Control (IJICIC), vol.7, no.ii, Nopember 2011, Japan, P.P 6135-6145 (Bambang Purwahyudi, et.all)
Selamat, semoga menjadi inspirasi dan motivasi dosen yang lain untuk mempublikasikan di Jurnal Internasional, selama ini banyak karya-karya dosen sudah dipublikasikan walaupun masih di tingkat lokal. (del)
Share
07 Oktober 2011
Universitas bhayangkara Surabaya akan mengadakan lokakarya Pancasila yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Jum’at, 4 Nopember 2011
Jam : 08.00 s.d Selesai
Tempat : Graha Bhayangkara Ubhara Surabaya
Jl. A. Yani 114 Surabaya
Fasilitas : GRATIS (tidak dipungut biaya), makan dan Sertifikat
Bagi yang ingin ikut, Pendaftaran paling lambat tanggal 26 Oktober 2011, melalui :
a. SMS : 085220482295
b. Email : ubharalkt2011@yahoo.com
Bagi yang sudah mendaftar mohon konfirmasi/daftar ulang.
Surabaya, 7 Oktober 2011
Ketua Panitia,
Drs. Heru Irianto, M.Si
Share06 Oktober 2011
Salah satu pembina Ubhara yang cukup berhasil adalah Irjen Pol (Purn) Herman S. Sumawiredja, sosok fenomenal yang pernah menjabat Kapolda Jatim tersebut memiliki andil besar terhadap perkembangan Universitas Bhayangkara Surabaya. Secara historis pak Herman (panggilan akrabnya) telah meletakkan dasar visi Ubhara menjadi kampus yang unggul, mulai dari pembenahan sarana memberikan AC pada setiap ruang kelas, taman Kampus serta mendorong komitmen civitas akademika menuju kampus unggul, kompetitif serta beretika.
Acara silaturrahmi, temu kangen diselenggarakan di ruang seminar kampus Ubhara Surabaya (Kamis/6/10) dihadiri pengurus Yayasan Brata Bhakti Daerah Jatim, para wakil rektor, kepala Biro, Lembaga. Dalam sambutannya pak Herman mengungkapkan rasa salut atas perkembangan Ubhara Surabaya yang begitu pesat. Hal ini tidak lepas dari peran kepemimpinan pak harto ungkap pak Herman. Dr. Suharo, Drs, SH., M.hum Rektor Ubhara adalah teman satu angkatan pak Herman waktu di AKPOL sehingga keakraban kedua sahabat tersebut terjalin hingga kini.
Masukan-masukan dari pak herman pada acara silaturrahmi tersebut menjadi spirit, motivasi para pimpinan, dosen untuk melanjutkan mengemban amanah sebagai pendidik. Untuk menambah keakraban dalam acara tersebut diselingi nyanyi bersama sambil makan siang. (del)
Share






















