15 Mei 2012

Juara II KRCI Beroda Regional IV

krci-2012-beroda

Ada yang berbeda dengan perlombaan atau pertandingan Kontes Robot Indonesia yang diikuti oleh Teknik Elektro Ubhara Surabaya, karena pada Tahun ini Teknik Elektro Ubhara hanya diberi kesempatan oleh Penyelenggara mengikuti KRCI ( Kontes Robot Cerdas Indonesia ) Kategori Berkaki, karena Teknik Elektro mengirimkan 4 proposal kategori, yaitu KRSI, KRI, KRCI Berkaki dan KRCI Beroda.

Dari keempat kategori diatas Teknik Elektro Ubhara hanya TIM KRCI Beroda saja yang lolos seleksi Tahap II. Setelah berkutat dengan banyak kendala yang ada, pada akhirnya TIM KRCI Beroda Teknik Elektro Ubhara Surabaya bisa menjuarai KRCI Beroda dengan JUARA II pada tanggal 11-12 Mei 2012 Di Gedung Robotika ITS Surabaya dengan nama Ghen_For LabE yang dibimbing oleh Bapak Ir. Prihastono, MT dan 2 Orang Peserta Mahasiswa dari Bidang Studi Elektronika yaitu Ferry Wimbanu dan Septian Dwi Prasetya serta seorang Kru Mekanik yang bernama Eko Suharsono, Bapak Prihastono mengatakan bahwa “sebenarnya Robot Ubhara untuk kategori berkaki tidak kalah dengan robot-robot peserta dari PTS/PTN lainnya, akan tetapi kita tidak lolos di Seleksi Tahap II” semoga tahun depan bisa lebih baik lagi dan lolos sampai ke Regional dan Nasional.

SELAMAT BUAT TIM KRCI Beroda Ubhara Surabaya Ghen_For LabE sebagai Juara II KRI Regional IV. Kita lanjut di KRCI tingkat NASIONAL di Bandung pada 27-28 Juni 2012.

Semoga Ghen_ForLabE dapat mengharumkan nama Ubhara di Tingkat Nasional. (jo/pus/rich)

Share

15 Mei 2012

Aktifitas Mahasiswa Ubhara di Thailand

thailand-activity

Mahasiswa Universitas Bhayangkara Surabaya peserta rintisan program dual degree selalu memanfaatkan momen yang di gelar Kampus. “Pengalaman sekecil apapun selalu menjadi pelajaran berharga” ujar Hendra mahasiswa program studi manajemen Ubhara. Dalam kesempatan penggelaran Wisuda Sarjana di Rajamangala University of Technology Tanyaburi Thailand (RMUTT) berdialog dengan para petinggi kampus setempat, bahkan para tamu dari negera lain termasuk dari negara matahari terbit Prof. Hamada dan Dr. Okyoto Universitas Jepang (berdiri tengah).

Penggelaran wisuda dilaksanakan pada tanggal 23 sampai dengan 25 April 2012 yang lalu di kampus RMUTT. Para mahasiswa asing termasuk dari Ubhara Surabaya menjadi bagian dari undangan. Setelah lima bulan belajar di negeri Thailand mahasiswa Ubhara semakin menyatu dengan kehidupan kampus RMUTT termasuk budaya orang Thailand. Proses pembelajaran berjalan lancar bahkan para mahasiswa memperoleh pengetahuan dan pengalaman empirik yang tidak diperoleh di kampus Ubhara.

Keterlibatan mahasiswa Ubhara pada aktifitas akademik dan non akademik di kampus RMUTT cukup menonjol termasuk aktifitas pengenalan budaya Indonesia. Keberlanjutan kerjasama tersebut akan ditindaklanjuti, menurut rencana Mr. Somay salah satu petinggi RMUTT akan bertandang ke kampus Ubhara guna membicarakan keberlanjutan kerjasama antara kedua kampus. Sesuai penandatanganan MoU kerjasama tersebut akan memfokuskan pengiriman mahasiswa Thailan ke Ubhara, aktifitas riset, penerbitan jurnal, seminar dan lain-lain. (del)

Share

10 Mei 2012

Budaya meneliti budaya wirausaha mahasiswa

pkm-20121

Kabag Kemahasiswaan Syafi’i, SE, M.Ak bersama mahasiswa penerima PKM

Tahun 2012 Universitas Bhayangkara Surabaya mendapatkan dana hibah Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Penelitian 3 proposal, Program Kreatifitas Mahasiswa Kewirausahaan 6 proposal, dengan total nilai dana hibah Rp. 47.990.000,-. Rabu, 9 Mei 2012 di ruang Rektorat dilakukan penyerahan dana Program dari Dirjen Dikti Kemendikbud secara simbolis oleh Rektor. Dilakukan juga pengarahan realisasi program oleh Rektor Dr. Suharto, Drs, SH, M,Hum agar benar-benar berjalan sesuai proposal, serta penjelasan secara teknis oleh Wakil Rektor I Dr. Budi Rianto, M.Si tentang peluang pengembangan program.

“Program PKM ini kini telah menjadi habit bahkan telah membudaya oleh mahasiswa di fakultas”, kata Syafi’i SE, M.Ak Kabag Kemahasiswaan. Kalau dulu proposal yang terkumpul jumlahnya puluhan tapi kini sudah meningkat tajam hingga ratusan proposal yang dikirim ke Dikti Jakarta, Syafi’i menambahkan.

Salah satu proposal PKMP yang unik adalah dengan judul “Pola komunikasi antar pesona suami istri dalam upaya mencegah perceraian” karya Enjel Nursanik mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi FISIP. Ditengah meningkatnya angka perceraian di kota-kota besar seperti Surabaya, hal ini menarik untuk di teliti bagaimana pola komunikasi antar pesonanya?, kata Enjel. Disinyalir penyebabnya adalah bersumber dari adanya pola komunikasi antar suami istri yang tidak jalan, disebabkan tuntutan faktor ekonomi, budaya, untuk itu menarik untuk diteliti, tegas Enjel.

Sedangkan proposal PKMK yang menarik adalah karya Retno Wulandari dengan judul “Mini Petulo Kuliner tradisi yang mulai terlupakan penghilang rasa bad mood”, kata mahasiswa prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi ini ia ingin mengangkat kazanah lokal dengan makanan tradisional. Di era makanan siap saji rupanya makanan tradisional mulai tereliminasi hal ini menarik Retno untuk dikembangkan lagi. (del/jo/pus)

Share

04 Mei 2012

Kuliah Tamu Wujudkan Radio Kampus

become-a-good-host

Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Bhayangkara Surabaya baru-baru ini menggelar Kuliah Tamu dengan tema “Become A Good Host” dengan pembicara Jean Van De Kok dari RNTC (Radio Netherland Training Centre). Kuliah tamu tersebut didukung oleh School For Broadcast Media, Lembaga Studi Sosial Komunikasi. Dalam kuliah tamu tersebut mahasiswa banyak pengetahuan bagaimana menjadi penyiar radio dan mengelola radio secara profesional.

Radio Kampus selama ini memang telah menjadi wadah aktualisasi mahasiswa selain merupakan laboratorium mata kuliah Jurnalisme radio. Untuk memberikan ruh eksistensi radio kampus berbagai upaya dilakukan prodi ilmu komunikasi termasuk mendatangkan nara sumber yang berkompeten.

Tidak kurang 100 mahasiswa memadati auditorium Fisip Ubhara Surabaya, berbagai pertanyaan dilontarkan oleh mahasiswa termasuk tips-tips menjadi penyiar radio profesional. Menurut Jean Van De Kok mahasiswa harus memanfaatkan secara maksimal keberadaan laboratorium Radio, karena tidak cukup hanya teori dikelas justru dengan praktik langsung mahasiswa dapat pengetahuan dan pengalaman yang berguna kelak di dunia profesional, tegasnya. (del)

Share

03 Mei 2012

Polisi Sahabat Mahasiswa

Wakapolda Jatim Brigjen Drs. Edy Sumantri, SH, MM bersama Mahasiswa Ubhara

Wakapolda Jatim Brigjen Drs. Edy Sumantri, SH, MM foto bersama Mahasiswa Ubhara

Sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi yang kelahirannya dibidani oleh para Perwira Komdak (dulu) kini Polda Jatim, Universitas Bhayangkara Surabaya selalu bersinergi dengan kegiatan Polda Jatim. Sesuai misinya menjadikan perguruan tinggi yang unggul dan kompetitif serta beretika berguna bagi masyarakat dan Polri, Ubhara Surabaya walaupun secara struktural terpisah dengan Polda Jatim akan tetapi secara kultural masih menjadi bagian dari kehidupan Polri di Jatim. Dukungan Polda Jatim terhadap Ubhara sampai hari ini terbukti masih berjalan. Hal ini diperkuat penandatangan MoU antara Kapolda Jatim waktu itu Irjen. Untung S Rajab berkaitan dengan peningkatan SDM penyidik Polri.

Aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi selalu berkaitan dengan tugas pokok Polri, misalnya terdapatnya mata kuliah hukum Kepolisian disetiap fakultas, riset-riset berkaitan peningkatan kinerja Polri serta bentuk pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan implementasi Perpolisian Masyarakat. Hal itulah menjadikan Kampus Ubhara Surabaya lebih berkarakter.

Untuk memberikan motivasi para wisudawan, disetiap penggelaran wisuda pejabat Polda Jatim selalu diundang dan Kapolda atau yang mewakili selalu memberikan wejangan. Sinergitas Ubhara dan Polda Jatim kedepan menjadi prioritas Ubhara sesuai misinya termasuk bagaimana membantu mewujudkan tugas-tugas Polri serta media pencitraan bagi eksistensi Polri. Para mahasiswa semakin dekat dengan Polri terutama secara fungsional para mahasiswa berkontribusi membantu tugas-tugas Polri, hal ini untuk mewujudkan Polri sahabat mahasiswa. (del)

Share

02 Mei 2012

Busyro menggugat Fakultas Hukum di Ubhara

seminar-busyro-muqoddas

Setelah hampir tiga bulan rencana kedatangan Dr. H. M. Busyro Muqoddas, SH, M.Hum, di kampus Universitas Bhayangkara Surabaya sebagai nara sumber seminar, Sabtu 28 April 2012 benar-benar terwujud telah hadir sebagai nara sumber seminar dengan tema “Menggugat Fakultas Hukum Dalam Pusaran Korupsi Politik”. Hadir sebagai nara sumber lain Prof. Dr. H. Prasetijo Rijadi, SH., M.Hum Direktur Pasca Sarjana Ubhara. Menurut tokoh Nasional Pemberantasan Korupsi, Dosen FH UII Jogjakarta serta anggota KPK tersebut tingkat korupsi di Republik ini sudah pada tahap akut dan mengerikan dilakukan secara terdesentralisasi serta berjamaah yang sering disebut geng koruptor. Sedangkan keberadaan Fakultas Hukum belum memberikan nilai-nilai postif terhadap filosofi dan praktis pemberantasan korupsi. Sedangkan menurut Prof. Prasetijo perlu adanya perubahan paradigma hukum di Indonesia dari pragmatisme ke substantif, sebab pendekatan pragmatisme cenderung berpihak pada penguasa baik penguasa negara maupun penguasa modal.

Seminar dibuka oleh Rektor Ubhara Dr. H. Suharto, Drs, SH, M.Hum dilanjutkan dengen penyerahan Buku “Busyro Muqoddas Penyuara Nurani Keadilan”. Dalam sambutannya Rektor Ubhara menyampaikan bahwa pada tahap pertama akan membeli Buku tersebut sebanyak 100 buah buku yang akan menjadi tambahan koleksi buku di perpustakaan. Acara yang dipandu oleh moderator M. Fadeli, S.Sos., M.Si dosen Ilmu Komunikasi Fisip Ubhara tersebut berjalan selama dua jam lebih karena juga dilakukan sesi tanya jawab. Dihadiri peserta dari mahasiswa dan dosen Ubhara juga dari kampus lain serta instansi yang mendapat undangan. Setelah seminar selesai ditutup dengan pembagian door prize berupa berbagai macam judul buku, payung, jam dinding. Dalam seminar ini peserta selain mendapat Buku juga snack dan sertifikat.

Seminar terselenggara berkat kerjasama antara Universitas Bhayangkara Surabaya dan Penerbit Erlangga. Kerjasama tersebut dibidangi oleh Biro Humas dan Kerjasama untuk mewujudkan kualitas kerjasama dan memperluas dukungan dari institusi lain. (del)

Share

25 April 2012

Jajaki Kerjasama Kuliah Lanjut Mahasiswa asal PAPUA di Jerman

kerjasama-jerman

Sore itu Selasa, 24 April 2012 selepas jam kerja tepatnya jam 15.00 Wib Universitas Bhayangkara Surabaya kedatangan tamu penting dari negara Jerman. Adalah Dr. Werner Weiglein seorang warga negara Jerman yang sangat konsen membangun kerjasama dengan berbagai negara termasuk Indonesia khususnya tentang pemberdayaan masyarakat lokal dan dunia pariwisata. Turut mendampingi dari Ubhara Drs. Heru Irianto, M.Si Kepala BAPSI , M. Fadeli, S.Sos., M.Si Kepala Biro Humas dan Kerjasama, Mahsine, SE, M.Si Kabag Kerjasama dan Ir. Prihastono, MT Dosen Teknik Elektro.

Dari Ubhara secara bergantian saling mengenalkan diri nama dan posisi di kampus, sedangkan Dr Weiglein juga mengenalkan diri serta aktifitasnya di Indonesia. Sejak 1972 Mr. Weiglein sudah melakukan ekspansi di Indonesia baik pemberdayaan budaya masyarakat lokal maupun kegiatan ekonomi, khususnya di propinsi Papua.

Kerjasama kedepan adalah penyelenggaraan pendidikan lanjut di Jerman bagi mahasiswa asal Papua yang kuliah di Ubhara Surabaya. Kerjasama ini telah dijajaki dan segera akan ditindaklanjuti. Sebab menurut data tahun 2010-2011 jumlah mahasiswa Ubhara asal Papua menunjukkan angka kenaikan signifikan.(del)

Share

24 April 2012

Seminar “Menggugat Fakultas Hukum Dalam Pusaran Korupsi Politik”

seminar-busyro

Share

23 April 2012

Kiprah Mahasiswa Teknik Elektro

Pada tanggal 9 – 12 April 2012 yang lalu mahasiswa Prodi Teknik Elektro UBHARA telah mengikuti Lomba Mahasiswa Tingkat Nasional Ke 4 “Pemrograman Ladder PLC 2012” yang digelar oleh Jurusan Teknik Fisika Fakultas MIPA Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan PT. SIEMENS Indonesia dan MOKI (Masyarakat Otomasi, Kontrol dan Instrumentasi).

UBHARA baru pertama kali mengikuti ajang bergengsi ini dengan mengirimkan 1 tim yang terdiri dari Risboy Abdul Haris dan Mahrus Fuad yang keduanya adalah mahasiswa Teknik Elektro Bidang Studi Elektronika. Walaupun belum berhasil membawa pulang juara tapi mereka telah mampu bersaing dengan mahasiswa dari PTN dan PTS yang ada di Indonesia, ini terbukti dengan berhasilnya mereka masuk ke babak Final dari saringan pada babak penyisihan yang diikuti sekitar 199 tim dari 54 PTN dan PTS yang ada di Indonesia. Dalam babak final tersebut hanya tiga PTS yang berasal dari Jawa Timur yaitu UBHARA, UWM dan IKIP PGRI Madiun. Ini salah satu bukti bahwa UBHARA merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang competitive.

ris-fuad

Dan di tahun 2012 ini juga Mahasiswa Teknik Elektro akan kembali membuktikan kemampuannya dalam bidang Robotic seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana Tim Robot Cerdas UBHARA dengan nama GHEN FOR LABE akan berlaga di Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2012 yang diselenggarakan oleh DIKTI pada tanggal 12-13 Mei 2012 di Gedung Robotika ITS Surabaya.

Semoga mendatang mahasiswa UBHARA lebih sukses diajang lomba-lomba antar Perguruan Tinggi baik ditingkat regional, nasional maupun internasional untuk mengharumkan almamater tercinta ini.(jo/pus)

Share

19 April 2012

Talk Show Keprihatinan Karakter Bangsa

talk-show-keprihatinan

Talk Show “Membangun Karakter Bangsa” di gelar di kampus Universitas Bhayangkara Surabaya, Kamis 19 April 2012 bertempat di Auditorium Fakultas Ekonomi Lantai II. Hadir sebagai pembicara tunggal Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.A., CBE. Direktur Pasca sarjana UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta. Talk Show tersebut terselenggara berkat kerjasama Ubhara dengan Penerbit Erlangga, acara dibuka oleh Rektor Ubhara Dr. H. Suharto., Drs., SH., M.Hum yang sebelumnya dilakukan penandatangan MoU antara Ubhara dengan PT. Penerbit Erlangga. Acara dipandu oleh Moderator M. Fadeli, S.Sos., M.Si Dosen Komunikasi Fisip.

Berangkat dari keprihatinan atas kondisi bangsa dan memudarnya karakter generasi muda Ubhara menghadirkan tokoh nasional yang memiliki integritas terhadap pembangunan karakter bangsa. Prof Azra sebagai sosok tokoh Islam yang moderat, ia termasuk salah satu dari sedikit pemikir Islam yang bisa mengakomodir kepentingan pihak-pihak yang bertentangan.

Talk show diikuti oleh mahasiswa dan para dosen tersebut berjalan dalam suasana segar dan santai. Cerita, pendapat dan prinsip-prinsip Prof Azra mengalir selama dua jam lebih. Hal ini menjadi tauladan bagi generasi muda misalnya bagaimana mengembangkan integritas serta selalu berusaha dengan sungguh-sungguh dalam meraih cita-cita. Ujar peraih gelar Commander of The Order of British Empire (CBE) dari Ratu Inggris.

Untuk mewujudkan sebuah generasi yang berkarakter tidak hanya menggantungkan kepada dunia pendidikan. Pendidikan karakter dapat dimulai dari rumah tangga, sebab selama ini fungsi rumah tangga bergeser tidak lebih menjadi hotel semata tidak ada kasih sayang dan komunikasi. Kedua institusi pendidikan kritik pada dunia pendidikan bahwa kurikulum pendidikan terlalu berat bagi anak sekolah seakan menjadi ajang penyiksaan siswa. Dan yang terakhir pendidikan di masyarakat, hal ini membutuhkan ketauladanan bagi anak-anak. Adanya krisis ketauladanan mengakibatkan sikap meniru yang salah. Ungkap Prof Azra.

Share